Penyebab Penyakit Pikun

Menurut Wikipedia :
Alzheimer bukan penyakit menular, melainkan merupakan sejenis sindrom dengan apoptosis sel-sel otak pada saat yang hampir bersamaan,[1] sehingga otak tampak mengerut dan mengecil. Alzheimer juga dikatakan sebagai penyakit yang sinonim dengan orang tua.

Sejumlah ilmuwan Universitas Pennsylvania menemukan lima gen baru yang diduga menjadi pemicu penyakit Alzheimer, gangguan yang menyerang memori.

Mereka berharap temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Genetics ini bisa membantu dokter memprediksi siapa paling berisiko terserang Alzheimer. Ini juga bisa mempermudah antisipasi untuk menekan jumlah penderita penyakit ini.

Seperti dikutip dari laman Health24, studi ini merupakan yang terbesar dengan melibatkan 300 ilmuwan dari dua konsorsium. Studi dilakukan dengan menyisir genom 54 ribu orang yang sebagian menderita Alzheimer.

“Sebelumnya, sudah ada lima gen ditemukan. Sekarang bertambah lima lagi yakni MS4A, ABCA7, CD33, EPHA1, dan CD2AP,” ujar Gerad Schellenberg, salah satu peneliti.

Dalam penelitian itu, teridentifikasi potongan DNA yang berkonstribusi terhadap Alzheimer. Temuan ini juga menunjukkan karakter Alzheimer sebagai penyakit yang dapat diwariskan. Namun, bukan berarti mereka yang tidak memiliki garis riwayat Alzheimer di keluarganya bisa terhindar dari penyakit ini.

Serangan Alzheimer disebabkan oleh protein yang tidak diinginkan membentuk plak di beberapa daerah di otak. Plak ini kemudian menghancurkan neuron dan memicu kerusakan jaringan otak. Alzheimer ditandai dengan beberapa gejala seperti kehilangan memori atau pikun, dan gangguan perilaku.

Menurut Schelleberg, temuan ini akan membuka ide untuk menciptakan obat yang dapat menghentikan bahkan mencegah perkembangan penyakit ini. Dengan temuan gen-gen baru ini, ahli biologi molekular dapat melanjutkan dengan penelitian untuk mengungkap mekanisme penyakit tersebut.

“Kontribusi terbesar dari penemuan ini semakin membuat kita memahami mekanisme yang mendasari apa sebenarnya penyebaba Alzheimer. Ada jalur baru yang sangat penting untuk proses penyakit,” Schellenberg menambahkan.

Paparan studi itu juga mengungkap, penderita Alzheimer bertambah dua kali lipat setiap lima tahun. Alzheimer mempengaruhi 13 persen orang berusia di atas 65 tahun dan sampai 50 persen dari orang yang berusia di atas 85 tahun. Sebanyak 90 persen kasus Azheimer terjadi lewat serangan tak terduga.

Lalu gimana sih Cara Agar tidak cepat pikun?

1. Beri makan otak
Anda adalah yang Anda makan. Kalau banyak makan junk food, maka otak kita jadi sampah juga. Lemak dalam makanan berkadar lemak tinggi bisa berimbas buruk pada sinaps otak. Sinaps adalah bagian yang menghubungkan neuron otak dan penting untuk belajar serta mengingat. Untuk menyehatkan bagian ini, makan banyak-banyak ikan salmon, buah kiwi dan semua makanan yang mengandung asam lemak omega-3.

2. Lakukan olahraga
Olahraga bisa meningkatkan daya ingat, berpikir lebih jernih dan mengurangi risiko penyakit kognitif. Sebab olahraga akan mengurangi tekanan pada tubuh, memompa energi lebih banyak ke otak. Aktivitas ini juga memicu pelepasan bahan kimia yang menguatkan neuron. Cukup setengah saja setiap hari. Jangan lupa lakukan peregangan otot.
3. Olah otak
Mengisi TTS, main games memori, ternyata juga olah otak yang mencegah kepikunan. Aktivitas ini menstimulasi otak sehingga otak kita terlatih untuk mengingat-ingat selalu alias tidak malas berpikir. Semua itu membuat sistem otak kita selalu siap bekerja kapan saja, tidak mogok.
4. Trik memori
Agak mirip dengan yang di atas, kegiatan ini membiasakan kita mengingat-ingat dan mengontrol daya ingat. Membuat prediksi juga bisa membantu proses daya ingat. Latihan ini berguna sebab kadang saat kita punya suatu ide, kita lupa data-data lain yang bisa mendukung ide tersebut.

5. Istirahatkan
Walau otak kita genius, kalau dipakai terus juga akan lelah. Maka beri istirahat agar kelak bisa bekerja lebih baik lagi. Sebuah studi mengatakan, tidur 90 menit di siang hari bisa membantu kinerja orak.
Sumber : VivaNews dan Lifescience

About raadit

baik hati ....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s