Penyakit Tuberculosis

Apa itu tubercolosis? Yaitu penyakit benjol atau biasa disingkat dengan TBC. Penyakit ini dapat menyerang berbagai bagian tubuh. Jika bagian yang diserang adalah kulit, maka disebut tuberkolusa kulit. Jika yang diserang tulang, disebut tuberkolusa tulang. Kebanyakan bagian tubuh yang rentan diserang tuberkolosis adalah bagian paru-paru.

Penyebab penyakit ini adalah basil tuberkolusa atau mycobacterium tubercolusis atau disebut basil Koch. Sifat-sifat dari basil tersebut antara lain:

1. Cepat mati jika terkena sinar matahari;
2. Cepat mati dalam air mendidih;
3. Mati dalam 24 jam jika terkena cairan karbol 5%.


Basil TBC dapat bertahan hidup hingga berminggu-minggu dalam ludah di tempat yang sejuk dan berbulan-bulan ditempat yang gelap.
Penyakit TBC terutama yang menyerang paru-paru merupakan penyakit yang menular.
Cara menularnya dapat melalui hidung atau mulut. TBC terbagi menjadi 2 macam, TBC tertutup(tidak mudah menular) dan TBC terbuka(mudah menular). Masa tunasnya terkadang cepat dan bisa juga lambat tergantung pada banyaknya basil TBC yang masuk, tingkat keganasan basil TBC tersebut dan daya tahan tubuh seseorang.

Gejala dari penyakit TBC secara umum yaitu:

1. Badan terasa lemah dan nafsu makan berkurang;
2. Batuk-batuk yang disertai darah;
3. Wajah menjadi pucat dan berat badan relatif menurun;
4. Suhu badan mengalami kenaikan terutama jika petang dan malam hari;
5. Keluar keringat ketika malam;
6. Suara penderita menjadi serak.

Tiap penyakit tentu memerlukan perawatan untuk kesembuhan, dan perawatan bagi penderita TBC perlu dilakukan sebagai berikut:

1. Penderita sebisa mungkin ditempatkan dalam kamar yang terpisah dan mudah mendapatkan udara segar dan bersih;
2.Usahakan penderita dapat beristirahat dengan tenang;
3. Makanan bagi penderita harus bernilai gizi tinggi dan bersih;
4. Sebisa mungkin penderita menjauhkan hal-hal yang dapat mengganggu ketenangan jiwa dan pikirannya;
5. Bernafas dengan menarik udara dalam-dalam di tempat yang berudara segar dan bersih;
6. Jika penderita mengeluarkan darah, berikan minum larutan air garam(1 sdm garam dan 1 gelas air minum hangat);
7. Sedapat mungkin tiap hari penderita memperoleh susu, sayuran dan buah-buahan yang masak pohon;
8. Jika memungkinkan, berikan air nira enau yang masih segar atau seduhan buah kelengkeng yang telah dikeringkan;
9. Jika ada, berikan manisan buah beligo;
10. Usahan penderita berjemur pada pagi hari selama 20-30 menit.

Pengobatan yang dapat dilakukan dengan bahan ratah yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.

Daun baru-lengis yang masih segar 3/5 gram, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan air bersih 3 gelas, hingga air tinggal 3/4nya, setelah dingin, disaring lalu diminum dengan gula seperlunya (3 x sehari @ ¾ gelas).
Bidara upas wulung (ungu) 1/3 jari, dicuci bersih dan diparut. Lalu diberi air matang 1 sdm serta madu 2 sdt, diperas dan disaring lalu diminum.
Daun Legundi 3/5 genggam, dicuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas hingga airnya tinggal 3/4nya. Setelah dingin, lalu diminum dengan madu secukupnya (3 x sehari @ ¾ gelas).
Daun gandapura 1 genggam dicuci lalu dikeringkan dan dijadikan serbuk. Campurkan 1 sdm serbuk, diseduh dengan air panas ¾ cangkir dicampu madu 1 sdm, minum ketika suhu suam-suam kuku (3 x sehari).
Daun Lidah Buaya ½ batang, dibuang duri-durinya, bersihkan, lalu parut. Tambahkan air matang 1/3 cangkir dan madu 1 sdm. Diminum pada suhu suam-suam kuku 3 x sehari.
Bunga Sepatu 3 tangkai, dicuci bersih kemudian digiling halu-halus, diberi air masak ½ cangkir dan madu 1 sdm, diperas, disaring dan diminum 3 x sehari.
Selasih(seutuhnya) 3 batang, dicuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas hinggga airnya tinggal 3/4nya. Setelah dingin disaring dan diminum 3 x seharii @ ¾ garam.
Buah mengkudu masak 2 buah, dimasukkan kedalam api sekam selama 5 menit lalu biarkan hingga dingin. Peras dan disaring lalu diminum airnya 3 x sehari.
Kelapa muda hijau 1 buah dipangkas bagian atas dan bagian bawah dan diberi lubang seperlunya, lalu dibakar diatas bara arang hingga airnya mendidih selama 15 menit. Kemudian angkat dan dinginkan. Minum airnya 1 atau 2 kali sehari.

Pengobatan TBC dengan ramuan herbal:

Daun Sirih 10 lembar, daun sagamanis ¼ genggam, daun kaki kuda hutan ¼ genggam, kikisan tanduk badak 2 kikis, bunga belimbing buluh 15 kt, cengakih 10 kt, gula enau 3 jari, dicuci lalu direbus dengan air bersih 3 gelas hingga airnya tinggal 3/4nya; setelah dingin lalu disaring dan diminum 3 x sehari @ ¾ gelas.
Daun Kumis Kucing 1/3 genggam, daun patikan jawa ¼ genggam, rimpang temulawak ¾ jari, bidara upas ½ jari, gula enau 3 jr, dicuci dan dipotong-potong seperlunya, direbus dengan air bersih 3 gelas hingga airnya tinggal 3/4nya, setelah agak dingin lalu diminum 3 x sehari @ ¾ gelas.

Sumber : http://jaller.wordpress.com/2009/07/…dengan-herbal/

About raadit

baik hati ....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s