terapi hewan

1. LEBAH

Jangan takut di sengat lebah. Soalnya, sengatan lebah yang dikenal dengan istilah apiterapi, bisa mengobati berbagai macam penyakit. Mulai dari sakit kepala, rematik, asam lambung, sampai stroke. Terapi yang berasal dari Tiongkok ini cuma memanfaatkan bisa, madu, serta larva lebah.
Bisa lebah mengandung asam amino dan puluhan enzim yang berfungsi sebagai anti radang, anti jamur, dan anti bakteri. Air liur lebah juga dapat mempercepat proses penyembuhan luka, mengurangi kadar kolesterol, plus mengencangkan kulit.
Agar terapi berjalan lebih efektif, kita disarankan untuk mengonsumsi madu yang dapat mempercepat proses metabolisme tubuh. Madu juga membentuk jaringan tubuh seperti tulang, gigi, rambut, dan sel kulit baru.
Sakit kepala biasanya sembuh setelah kita menjalani dua kali terapi, sedangkan keadaan pasien yang stroke baru membaik setelah ikut enam kali terapi

2. GARRA FURRA/ GARANTUKA

Banyak yang mengira terapi ini menggunakan ikan piranha si pemakan daging? salah besar tuh  Terapi dari Timur Tengah ini memanfaatkan ikan kecil bernama Garra Furra/ Garantuka yang panjangnya ga lebih dari 4 cm.
Ikan agresif ini gemar mengonsumsi kulit mati sehingga dapat memperhalus serta merangsang pertumbuhan kulit baru. Terapi ini juga menyembuhkan penyakit kulit, mengurangi gatal, dan menghilangkan bekas luka. Nilai plus lainnya merangsang titik akupuntur dan melancarkan sirkulasi darah.
Maksimal waktu terapi cukup setengah jam. Tujuannya, menghindari kulit jadi lunak karena terlalu lama berendam dalam air. Untuk memperoleh hasil maksimal, lakukan terapi secara teratur 2-3 kali seminggu selama 3 bulan. Terapi ini tidak disarankan untuk pengidap diabetes, karena luka mereka akibat gigitan ikan bakal sulit disembuhkan.

3. LUMBA-LUMBA

Selain mengarahkan kapal di laut, ternyata lumba-lumba bisa membantu para penderita autis dan mereka yang berkebutuhan khusus. Kegemarannya bermain membuat hewan berwajah imut ini gampang akrab dengan manusia. Makanya stimulasi yang dilakukan lumba-lumba pun bisa bekerja lebih efektif pada panca indera manusia.
Ketika beriteraksi, hewan cerdas ini mengeluarkan gelombang suara yang membentuk keseimbangan otak kanan dan kiri manusia. Dengan begitu, kemampuan bicara dan keahlian motorik para penderita autis bisa meningkat. Terapi lumba-lumba juga dipercaya bisa mengatasi depresi serta kanker.
Saat terapi, selain mengeluarkan gelombang suara, lumba-lumba akan melakukan totokan, gigitan lembut, dan kibasan tubuh. Unik-nya, bagian tubuh yang dituju berbeda-beda, seolah-olah si lumba-lumba tahu di mana letak saraf penderita yang terganggu.

4. LINTAH

Dikenal sebagai penghisap darah, lintah ternyata ampuh mengatasi tubuh pegal, diabetes, nyeri, migrain, saraf terjepit, sinusitis, cidera otot, darah kotor, jantung koroner, gagal jantung, serta kebocoran jantung.
Terapi ini dilakukan dengan menempelkan 2 lintah jenis Medicinalis (yang berasal dari Aceh), maksimal selama satu jam. Saat menempel, lintahakan mengeluarkan lendir yang meregenerasi saraf serta mengeluarkan darah kotor.
Jika ingin menyembuhkan migrain, kita harus mengikuti minimal 4 kali terapi. Untuk jantung, 16 kali terapi akan memberikan hasil maksimal.

5. ULAR

Jika membayangkan ular bakal melilit tubuh kita plus mematuk, segera buang khayalan ini jauh-jauh  Ular yang digunakan pada terapi ular yang pasti sudah bersahabat kok gan. Terapi ini berasal dari California dan Florida, ular yang dipakai terdiri dari berbagai ukuran. Pijatan ringan menggunakan ular kecil, sedangkan untuk masalah otot yang beraksi adalah ular berukuran sedang dan besar.

6. KUDA

Bermanfaat untuk terapi bagi penderita autis. Maklum, menunggang kuda dapat mengasah konsentrasi, keseimbangan, kepekaan, dan pengendalian emosi.
Hasilnya, penderita autis bisa melatih komunikasi (kesibukan) mereka di dunianya sendiri jadi lebih berkurang. Untuk merasakan dampak positifnya, penderita autis sebaiknya menunggangi kuda minimal 40 jam secara berkala.

 

 

About raadit

baik hati ....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s