efek Positif Ciuman

Mencium atau berciuman adalah salah satu ekspresi dari rasa sayang kita terhadap seseorang.

Berciuman jika dilakukan atas dasar cinta maka dapat dirasakan sebagai suatu ungkapan penyatuan perasaan dengan orang yang kita cintai. Terlepas dari itu, ternyata berciuman dengan pasangan yang kita cintai dapat memberikan manfaat efek positif bagi tubuh manusia. Lantas apa saja Efek Positif Berciuman? mari kita simak sama-sama:

Melalui mencium, kita dapat lebih mengenal pasangan kita lebih baik lagi. Menurut ilmu kedokteran, aktivitas ciuman bagi laki-laki, akan menggunakan sekitar 5 saraf dari 12 saraf yang dimiliki oleh tengkorak kepala. Saraf-saraf ini menginformasikan sensasi dari sebuah ciuman dimana meliputi dari hidung, lidah, pipi, bibir.

Sehingga dengan melakukan aktivitas ciuman, maka kita dapat mengetahui, merasakan, dan mengintepretasikan ke dalam bentuk perasaan yang dirasakan oleh pasangan kita. Jika kita jeli, juga dapat membantu memperkirakan apakah pasangan kita serius sayang dengan kita atau sekadar utamakan nafsu.

Jika kita sedang diet, maka ciuman juga juga membantu pembakaran kalori. Dari penelitian yang telah dilakukan, ciuman dapat membakar kalori hingga maksimal 6 kalori per menitnya. Berciuman juga dapat meningkatkan kadar oksitosin. Oksitosin berfungsi sebagai hormone untuk menjadi lebih tenang dan meredam emosi. Sehingga berciuman dapat membantu tubuh manusia untuk mendapatkan sensasi rileks yang besar.

Berciuman juga membantu otot wajah tetap kuat. Para ahli mengatakan bahwa dengan berciuman, maka kita menggerakan otot sebanyak 30 macam. Ini akan menjadikan otot wajah menjadi relatif kuat.

Penelitian di jurnal Medical Hypotheses, membuktikan bahwa ciuman dapat sebagai faktor pendorong timbulnya imunitas. Yaitu mematahkan serangan virus penyakit berbahaya; Cytomegalovirus, yang digolongkan dalam kategori TORCH. Virus ini menyerang ibu yang sedang hamil dan menyebabkan kebutaan pada bayi. Namun virus ini tidak berbahaya bagi manusia dewasa.

Dengan adanya aktivitas berciuman yang sudah lama dilakukan, dapat memberikan kekebalan tersendiri bagi tubuh wanita terhadap serangan virus tersebut.

Tapi ingat, lakukan ciuman dengan wajar, normal, dan tetap dalam koridor etika dan tentu saja muhrimnya.

About raadit

baik hati ....
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s